Kesemutan Seperti Ini Bisa Jadi Gejala Stroke, Kenali Sebelum Terlambat

Jakarta –

Stroke dianggap sebagai penyakit yang mengerikan karena seringkali datang secara tiba-tiba, dengan risiko kematian atau cacat permanen jika penderita tidak mendapat pengobatan secepatnya. Selain itu, salah satu gejala stroke yang sering terjadi namun sering diabaikan adalah rasa kesemutan. Seperti apa rasa kesemutannya?

Dokter spesialis bedah saraf Dr. Nur Setiawan Suroto, MD Nur Setiavan Suroto, MD IFAANS menjelaskan, kesemutan akibat terlalu lama duduk atau menahan suatu bagian tubuh pada posisi tertentu berbeda dengan kesemutan akibat pukulan pada salah satu sisi tubuh. tubuh secara keseluruhan. Artinya, sensasi kesemutan ini tidak hanya terjadi pada salah satu tangan atau kaki saja, melainkan juga pada seluruh tubuh bagian kanan atau kiri.

“Nyeri yang menyebabkan stroke itu kalau kesemutan di salah satu sisi tubuh. Kadang orang merasa kesemutan di sekujur tubuh. Tapi kalau kesemutan di salah satu sisi tubuh, entah kanan atau kiri, menurut otak kita yang ada sisi kanan dan kiri: “Harus curiga jika ada gejala stroke,” jelas dr Ivan detikom, Jumat (2/2/2024).

Dr. Ivan juga menjelaskan, berbeda dengan kesemutan “normal” yang hilang dengan sendirinya dalam waktu relatif singkat, gejala kesemutan akibat stroke akan bertahan dalam jangka waktu yang lama.

“Kalau kesemutannya terus, tidak kunjung hilang. Jika ada keluhan seperti itu, meski tidak ada kelemahan pada tangan atau gangguan bicara, jika ada kesemutan maka sebaiknya hati-hati,” kata dr Ivana. .

“Ini dapat menyebabkan gejala stroke.” Biasanya pada satu sisi (badan). Artinya ada juga kesemutan di tangan kanan, kaki kanan. Itu satu sisi tubuh,” tutupnya. Tonton video “Seberapa pentingkah menyederhanakan istilah medis bagi orang awam?” (vyp/kna)